Pol Pot

Published February 17, 2013 by trioanaksejarah

Saloth Sar, atau yang lebih dikenal dengan nama Pol Pot, adalah pemimpin Khmer Merah dan perdana menteri Kamboja dari 1976 hingga 1979. Ia lahir pada 19 Mei 1928. Selama masa pemerintahannya, Pol Pot bertanggung jawab atas pembantaian sekitar 2 juta rakyat Kamboja. Inilah orang yang dijuluki “Orang Paling Kejam di Abad Ini”, “Monster Berwajah Rembulan”, dan “Arsitek Pembantaian Massal”.

Pada tahun 1949, Pol Pot mendapatkan beasiswa untuk belajar teknik radio di Paris. Pada waktu itulah ia mulai berkenalan dengan komunis, dan bergabung dengan Partai Komunis Prancis. Ketika ia pulang ke Kamboja pada 1953, negerinya sedang dalam pergolakan pemberontakan kaum komunis.

Pada tahun 1954, Raja Norodom Sihanouk mengadakan pemilu dan membentuk partai politik. Setelah itu, melalui intimidasi dan menggunakan popularitasnya, ia mengusir orang-orang komunis dan memperoleh seluruh kursi pemerintahan. Dalam kejadian itu Pol Pot lari ke persembunyian, dan mulai melatih anggota yang direkrutnya, yang kelak terkenal dengan nama Khmer Merah.

Pada akhir 1960-an, Pol Pot memulai pemberontakan bersenjata terhadap pemerintah. Lima belas tahun kemudian, pada 1975, Partai Komunis Kamboja mengambil alih kekuasaan, dan kemudian Kamboja menjadi republik komunis dengan nama Kamboja Demokratis (Democratic Kampuchea), dengan Pol Pot sebagai Perdana Menteri. Sejak itulah ia mulai menerapkan perubahan sosialis terhadap negara tersebut.

Setelah Khmer Merah mendapatkan kekuasaan, mereka mengevakuasi rakyat dari perkotaan ke pedesaan, dan mereka dipaksa hidup dalam ladang-ladang yang ditinggali bersama. Selain itu, rezim Pol Pot sangat kritis terhadap oposisi maupun kritik politik, dan mereka membunuh ribuan politikus serta pejabat, sementara Phnom Penh berubah menjadi kota hantu yang penduduknya banyak meninggal akibat kelaparan, penyakit, atau eksekusi.

Selama empat tahun berkuasa, rezim Khmer Merah—di bawah pimpinan Pol Pot—telah mengakibatkan terbunuhnya dua juta rakyat Kamboja. Setelah rezim itu dijatuhkan karena pengkhianatan pada 1979, Pol Pot ditangkap dan dijadikan tahanan seumur hidup hingga saat kematiannya. Ia meninggal pada 15 April 1998, dalam usia 69 tahun, dan jasadnya kemudian dibakar di wilayah pedesaan, disaksikan oleh beberapa mantan anggota Khmer Merah.

SUMBER

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: