Feb 22, 1967: Operasi Junction City dimulai

Published February 22, 2013 by trioanaksejarah

Operasi Junction City yang diluncurkan untuk mengurangi tekanan terhadap Saigon. Ini adalah upaya untuk menghancurkan benteng Viet Cong di Tay Ninh Provinsi dan daerah sekitarnya di sepanjang perbatasan Kamboja barat laut dari Saigon.

Tujuan dari operasi ini adalah untuk mendorong Viet Cong jauh dari daerah penduduk dan ke tempat terbuka, di mana senjata Amerika superior dapat lebih efektif digunakan. Dalam operasi terbesar dari perang sampai saat ini, empat Vietnam Selatan dan AS 22 batalyon terlibat – lebih dari 25.000 tentara. Operasi hari pertama didukung oleh 575 sorti pesawat, suatu jumlah rekor untuk satu hari di Vietnam Selatan. Operasi ini ditandai dengan salah satu serangan terbesar dalam sejarah airmobile ketika 240 pasukan pembawa helikopter turun di medan perang. Ada 2.728 korban musuh pada akhir operasi pada 17 Maret.

SUMBER

Feb 22, 1777: Archibald Bulloch meninggal secara misterius

Published February 22, 2013 by trioanaksejarah

Pada hari ini tahun 1777, Revolusi Perang pemimpin dan pertama Provisional Georgia Gubernur Archibald Bulloch meninggal secara misterius hanya beberapa jam setelah Georgia Dewan Keamanan memberikan kepadanya kekuasaan diktator dalam harapan invasi Inggris.

Bulloch lahir di Charleston, South Carolina, tahun 1730 seorang ayah Skotlandia, James, dan istrinya Puritan, Jean. Ia dididik dan dipraktekkan hukum di South Carolina, dan menerima komisi dalam milisi koloni itu. Bulloch pindah ke Savannah, Georgia, pada tahun 1764 dan menikah dengan Mary de Veaux, putri dari seorang hakim Savannah menonjol dan pemilik lahan. Dia dengan cepat menjadi pemimpin dalam Partai Liberty negara dan terpilih ke Gedung Commons Majelis tahun 1768, dengan jabatan ketua Georgia Ulasan Royal Majelis pada tahun 1772 dan akhirnya ke Kongres Kontinental pada 1775.

Pada tanggal 20 Juni 1776, Bulloch terpilih sebagai presiden pertama dan Panglima pemerintah sementara Georgia, posting yang dipegangnya sampai dengan 5 Pebruari 1777, ketika Georgia mengadopsi konstitusi negaranya. Hanya lebih tiga minggu kemudian, pada tanggal 22 Februari 1777, Georgia menghadapi invasi Inggris, dan pemerintah baru negara diberikan kekuasaan eksekutif Bulloch untuk menghadang pasukan Inggris. Beberapa jam kemudian, Bulloch sudah mati. Penyebab kematiannya masih belum diketahui namun rumor berdasar keracunan nya bertahan.

Archibald Bulloch telah turun dalam sejarah sebagai salah satu pemimpin besar Revolusi Amerika itu, ia juga dikenal sebagai kakek besar-besar-presiden Amerika ke-26, Theodore Roosevelt. Anak Theodore Roosevelt, Archibald, dan Bulloch County, Georgia, keduanya dinamai untuk menghormati Patriot Georgia.

SUMBER

Kanker Masa Prasejarah

Published February 22, 2013 by trioanaksejarah

Temuan terbaru para ilmuwan menunjukkan kanker sudah ada sejak berabad-abad lalu.

OLEH: DEVI FITRIA
 
Gambar

KETIKA melakukan penggalian pada sebuah gundukan kuburan Scythian –masyarakat nomaden prasejarah Iran– di daerah Tuva di Rusia sepuluh tahun lalu, tanpa diduga para arkeolog menemukan “harta karun”. Dua tengkorak manusia, laki-laki dan perempuan, berjongkok di lantai sebuah ruangan di dalam kuburan. Mereka dikelilingi perlengkapan mewah dari 27 abad lalu; mahkota-mahkota dan jubah yang berhiaskan gambar kuda emas, macan kumbang, dan hewan suci lainnya.

Namun bagi para paleopatolog, ahli penyakit purba, tengkorak punya nilai jauh lebih besar: tumor memenuhi sekujur tubuh tengkorak laki-laki. Diagnosis mereka: tumor itu kasus kanker prostat paling purba yang pernah ditemukan dalam sejarah peradaban manusia.

Prostat tengkorak itu terurai beribu tahun lalu. Tapi sel-sel kanker ganas dari kelenjarnya berpindah mengikuti pola penyebaran sel kanker yang lazim dan meninggalkan bekas luka yang mudah dikenali. Protein yang berhasil diekstraksi dari tulang terbukti positif sebagai prostate specific antigen (PSA), sejenis protein khusus yang ditemukan dalam sel prostat.

Kanker kerap dianggap sebagai penyakit modern. Namun para ilmuwan tak pernah menemukan kata sepakat tentang seberapa banyak kanker yang terbentuk oleh peradaban manusia. Dalam beberapa dekade, para arkeolog menemukan sekitar 200 kemungkinan keberadaan kanker sejak masa prasejarah. Namun karena sulit membuat data dari tulang-tulang yang amat tua, sedikit atau banyakkah jumlahnya?

Sebuah laporan terbaru dari dua Egyptolog dalam jurnal Nature Reviews: Cancer, yang melakukan studi tentang masalah ini, menyimpulkan bahwa pada tulang purba, “kanker ganas jarang ditemukan.”

“Jarangnya kasus kanker di masa prasejarah menegaskan bahwa kondisi itu terbatas pada masyarakat yang dipengaruhi imbas gaya hidup modern seperti penggunaan tembakau dan polusi dari industrialisasi,” tulis A. Rosalie David dari University of Manchester, Inggris, dan Michael R. Zimmerman dari Villanova University di Pennsylvania. Termasuk dalam daftar gaya hidup modern adalah obesitas, kebiasaan makan, kebiasaan seksual dan reproduksi, dan faktor lain yang dibentuk oleh peradaban.

Berita-berita di jagad internet cenderung membentuk pendapat tunggal: “kanker adalah penyakit buatan manusia” atau “obat untuk kanker: hiduplah di zaman purba”. Namun banyak ahli medis dan arkeolog kurang setuju dengan pendapat itu.

“Tak ada alasan untuk menganggap kanker sebagai penyakit baru,” ujar Robert A. Weinberg, peneliti kanker di Whitehead Institute for Biomedical Research di Cambridge, Massachusetts, yang juga penulis buku teks Biology of Cancer. “Di masa lampau, kanker amat jarang karena orang biasanya meninggal saat berusia separuh baya.”

Pertimbangan lainnya: revolusi di bidang teknologi kesehatan. “Saat ini kita (dapat) mendiagnosis berbagai jenis kanker –semisal kanker prostat dan payudara– yang di masa silam tak akan terdeteksi dan dibawa ke liang kubur saat seseorang meninggal dunia.”

Ada masalah mendasar untuk memperkirakan tingkat penyebaran penyakit kanker di masa silam. 200 kasus sepertinya tidak banyak. Namun sedikit bukti bukan berarti sedikit kasus penyakit kanker. Tumor dapat tetap tersembunyi di dalam tulang, dan tumor yang akhirnya keluar (dari dalam tulang) dapat menyebabkan tulang hancur dan benar-benar menghilang. Meski para arkeolog berusaha keras, hanya sebagian kecil dari tumpukan tulang manusia yang berhasil digali, tanpa ada cara (untuk mengetahui) apa yang tersembunyi di bawahnya.

Anne L. Grauer, ketua Asosiasi Paleopatologi dan antropolog di Loyola University di Chicago, memperkirakan ada 100.000 tengkorak manusia dalam koleksi tulang di seluruh dunia, dan sebagian besar belum diperiksa menggunakan sinar-X atau dipelajari dengan teknik lebih modern.

Selain jumlah sampel terbatas, tak semua tulang lengkap. ”Untuk waktu lama para arkeolog hanya mengumpulkan tengkorak kepala,” ujar Heather J.H Edgar, kurator Osteologi Manusia di Maxwell Museum of Anthropology di University of New Mexico. “Pada sebagian besar tengkorak, kita tak mungkin mengetahui apa yang bisa ditunjukkan sisa kerangka lain tentang kesehatan mereka.”

Jadi bagaimana seorang ilmuwan bisa mengevaluasi, misalnya, osteosarcoma, sejenis kanker tulang yang amat langka dan biasanya diderita orang muda. (Antropolog Louis Leakey menemukan kasus tertua mengenai jenis kanker ini pada manusia primitif tahun 1932.) Saat ini kasus osteosarcoma pada orang-orang muda di bawah usia 20 tahun hanya sekitar lima per satu juta orang setiap tahunnya.

“Anda harus menyaring sekitar 10.000 orang untuk menemukan satu kasus,” ujar Mel Greaves, profesor biologi sel di Institute of Cancer Research di Inggris yang juga penulis Cancer: The Evolutionary Legacy. Belum banyak tulang remaja yang diperiksa, ujarnya, untuk menarik kesimpulan.

Ada komplikasi lain: lebih dari 99 persen kanker tak berasal dari tulang tapi jaringan lebih lunak yang akan dengan cepat membusuk. Kecuali sel kanker kemudian menyebar ke tulang, keberadaan kanker biasanya jadi tak tercatat.

Mumi dari masa purbakala adalah pengecualian. Pun dalam hal ini, kesempatan ilmuwan mengidentifikasi kanker tetaplah terbatas.

Ahli patologi jarang mendapatkan mumi seperti Ferrante I of Aragon, Raja Naples, yang meninggal dunia pada 1494. Ketika tubuhnya diotopsi lima abad kemudian, para ahli menemukan adenocarcinoma –sejenis kanker yang bermula dari jaringan kelenjar–menyebar ke otot panggulnya.

Studi molekul mengungkapkan kesalahan tipografis dalam sebuah gen yang mengatur pembelahan sel –sebuah gen G telah berbalik menjadi A– yang menunjukkan keberadaan kanker usus besar (colorectal cancer). Penyebabnya, menurut perkiraan para peneliti, adalah konsumsi daging merah yang berlebihan.

Selama beberapa tahun, di antara ratusan mumi dari Mesir dan Amerika Selatan, muncul kasus lain. Sebuah tumor yang amat jarang, rhabdomyosarcoma –sejenis  kanker yang hanya ada pada anak-anak– ditemukan pada wajah seorang anak dari Chili yang hidup antara tahun 300 M dan 600.

Dr Zimmerman, yang ikut menulis sebuah kajian terbaru (tentang mumi), menemukan kanker usus (rectal carcinoma) pada sebuah mumi yang diperkirakan hidup antara tahun 200 M dan 400. Dia mengonfirmasikan diagnosis itu dengan melakukan analisis mikroskopis pada jaringan. Menurutnya, ini kasus pertama dalam paleopatologi Mesir.

“Faktanya, tetap saja hanya ada sejumlah kecil dari mumi dan tengkorak masa purba yang menunjukkan bukti keberadaan kanker,” ujarnya. “Tapi kita tak menemukan apapun seperti kanker di masa modern.”

Meski harapan hidup pada masa lalu di Mesir lebih rendah, Dr Zimmerman berpendapat bahwa banyak orang, terutama dari golongan kaya, hidup cukup lama lalu menderita penyakit degenerasi. Kenapa bukan kanker?

Ahli lain memperkirakan kebanyakan tumor hancur akibat ritual mumifikasi di Mesir yang masif. Namun dalam sebuah studi yang diterbitkan tahun 1977, Dr Zimmerman menulis ada kemungkinan bukti (sel kanker) bisa bertahan.

Dalam sebuah eksperimen, dia mengambil hati seorang pasien dari masa sekarang yang meninggal akibat metastase kanker usus. Dia mengeringkannya dengan oven dan kemudian mengisinya dengan cairan. Hasilnya menunjukkan, “Struktur kanker justru bertahan dalam proses mumifikasi dan tumor yang dimumikan justru lebih awet ketimbang jaringan biasa.”

Namun seperti pada tengkorak, masalahnya sama: jumlah sampel amat sedikit; seberapa banyak kanker yang mungkin diteliti para ilmuwan?

Untuk mendapatkan gambaran utuh, Tony Waldron, ahli paleopatolog University College of London, menganalis laporan kematian di Inggris pada 1901-1905 –periode yang terhitung cukup baru untuk memastikan keberadaan catatan yang baik sekaligus menghindari percampuran data dengan kanker dari masa lebih baru, di mana terdapat lonjakan penderita kanker paru-paru akibat popularitas rokok.

Dengan memperhitungkan jangka waktu hidup dan kemungkinan kanker dengan tingkat keganasan berbeda akan menyebar ke tulang, dia memperkirakan bahwa dalam “satu kumpulan arkeologis” kemunculan kanker hanya dua persen pada tengkorak laki-laki dan 4-7 persen pada perempuan.

Andreas G. Nerlich dan rekan-rekannya di Munich mencoba kemungkinan ini pada 905 tengkorak dari dua kuburan di Mesir. Dengan bantuan sinar-X dan CT-scan, mereka berhasil mendiagnosis lima (kasus) kanker –sesuai perkiraan Dr Waldron. Dan sebagaimana perkiraan dari data yang dia buat, 13 kasus kanker ditemukan di antara 2.547 jenazah yang dikubur di pemakaman di selatan Jerman antara tahun 1400 M hingga 1800.

Untuk kedua kelompok itu, tulisnya, tumor ganas “tak lebih rendah dari yang sudah diprediksikan” jika dibandingkan kasus yang terjadi di Inggris pada awal abad ke-20. Mereka pun menyimpulkan: “kenaikan frekuensi tumor pada populasi saat ini lebih berhubungan dengan harapan hidup yang lebih tinggi, alih-alih lingkungan primer atau faktor genetik.”

Dengan hanya sedikit bahan untuk dipelajari, arkeologi mungkin tak punya jawaban definitif. “Kita dapat mengatakan kanker memang sudah ada di masa lalu, dan mungkin frekuensinya lebih rendah dibandingkan saat ini,” ujar Arthur C. Aufderheide, profesor emeritus bidang patologi di University of Minnesota yang juga ikut menulis Cambridge Encyclopedia of Human Paleopathology. Hanya itu kepastian yang bisa kita dapatkan.

“Kanker sudah menjadi sebuah kepastian di saat Anda menciptakan sebuah organisme multiseluler yang kompleks dan kemudian memberikan kesempatan bagi sel-sel individu untuk berkembang-biak,” ujar Dr Weinberg dari Whitehead Institute. “Itu konsekuensi dari entropi (kecenderungan menuju kekacauan molekul) yang meningkat.”

Dia tak sedang menjadi fatalistis. Selama berabad-abad, tubuh manusia berevolusi dan membangun sistem pertahanan kuat untuk mengatur sel-sel yang memberontak. Berhenti merokok, menurunkan berat badan, pola makan lebih sehat, serta tindakan pencegahan lain dapat mencegah kanker hingga beberapa dekade –hingga kita mati karena sebab lain.

“Kalau kita hidup cukup lama,” ujar Dr Weinberg, ”cepat atau lambat kita semua akan menderita kanker.” [NYTimes

9 Hal yang Mungkin Tidak Kamu Ketahui Tentang Mussolini

Published February 22, 2013 by trioanaksejarah

Gambar

1. Mussolini memiliki kecenderungan untuk kekerasan bahkan sejak muda.
Lahir pada tanggal 29 Juli 1883, Mussolini terkenal gemar menyiksa orang dan berjuang selama masa kecilnya. Pada usia 10 ia diusir dari asrama  karena menusuk teman sekelas di tangan, dan  insiden penusukan juga terjadi di sekolah berikutnya. Dia juga mengaku menusuk  pacarnya di lengan.  memimpin geng anak laki-laki untuk menjarah peternakan lokal dan akhirnya menjadi mahir duel dengan pedang.  New York Times melaporkan pada mei 1922  Mussolini melahirkan lebih dari 100 luka yang diterima dalam pertempuran.

2. Mussolini adalah seorang sosialis sebelum menjadi seorang fasis.
Lahir dari seorang ayah sosialis,ayah  Mussolini  terinspirasi Benito Juárez residen Meksiko. Dua nama tengah, dan Amilcare Andrea,diambil  dari  Amilcare Cipriani dan Andrea Costa, tokoh sosialis italia. Pada awal kehidupan Mussolini, misalnya, nama-nama sepertinya cocok. Meskipun tinggal di Swiss 1902-1904, ia  menulis untuk majalah sosialis seperti L’Avvenire del Lavoratore (Masa Depan Pekerja). Dia kemudian bertugas di tentara Italia selama hampir dua tahun sebelum melanjutkan karirnya sebagai guru dan wartawan. Dalam artikel dan pidatonya, Mussolini diberitakan mendukung revolusi kekerasan, memuji pemikir komunis Karl Marx dan mengkritik patriotisme. Pada tahun 1912 ia menjadi editor Avanti! (Forward!), surat kabar harian resmi Partai Sosialis Italia. Tapi ia dipecat dari partai dua tahun kemudian atas dukungan nya untuk Perang Dunia I. Pada tahun 1919, sebuah Mussolini berubah  secara radikal telah mendirikan gerakan fasis, yang nantinya akan menjadi Partai Fasis.

3. Pemimpin Italia pernah menyerukan militer untuk menghentikan pemberontakan Mussolini.
Dari tahun 1920 sampai 1922, pasukan fasis bersenjata menghadapi gangguan kecil dari polisi atau tentara ketika mereka memprovokasi lawan politiknya menyebabkan kerusakan properti dan membunuh 2.000 lawan politiknya . Banyak warga lainnya dipukuli atau dipaksa untuk minum minyak jarak. Kemudian, pada tanggal 24 Oktober 1922, Mussolini mengancam akan merebut kekuasaan dengan demonstrasi yang akan diadakan pada bulan Maret di Roma. Meskipun Perdana Menteri Luigi FACTA mengetahui rencana ini, ia tak bisa melakukan apapun untuk menghentikanya. Akhirnya, ketika fasis mulai menduduki kantor-kantor pemerintah dan telepon pada malam 27 Oktober, FACTA dan para menterinya menyarankan Raja Victor Emmanuel III untuk menyatakan keadaan darurat dan memberlakukan darurat militer. Raja yang bimbang menolak untuk menandatangani keputusan tersebut, akhirnya FACTA dipaksa untuk mengundurkan diri.

4. Berlawanan dengan kepercayaan selama ini, Mussolini tidak mengambil kekuasaan dalam kudeta.
 pada tanggal 29 Oktober raja ditawarkan Mussolini kesempatan untuk membentuk pemerintahan koalisi. Tapi meskipun perdana menteri sekarang nya, Il Duce-master berkoar mengklaim dukungan dari 300.000 milisi fasis ketika jumlah sebenarnya mungkin jauh lebih rendah. Akibatnya, ia bergabung dengan pendukung bersenjata yang membanjiri jalan-jalan di Roma hari berikutnya.

5. Mussolini tidak menjadi seorang diktator sejati sampai 1925.
Setelah menjadi perdana menteri, Mussolini mengurangi pengaruh kehakiman, diberangus pers bebas, lawan politik ditangkap, memaafkan kekerasan pendukung  fasis dan sebaliknya mengkonsolidasikan kekuasaannya. Namun, ia terus bekerja di dalam sistem parlementer setidaknya  sampai Januari 1925, ketika ia menyatakan dirinya diktator Italia. Setelah serangkaian percobaan pembunuhan pada tahun 1925 dan 1926, Mussolini melarang partai-partai oposisi, menendang lebih dari 100 anggota parlemen, mengembalikan hukuman mati untuk kejahatan politik, mengadakan  kegiatan polisi rahasia dan menghapuskan pemilihan lokal.

6. Mussolini adalah anti-Gereja sebelum menjadi pro-Gereja.
Sebagai seorang pemuda sosialis, Mussolini menyatakan dirinya seorang ateis dan mencerca terhadap Gereja Katolik. Dia bahkan menulis sebuah novel anti-gereja. Tapi setelah mengambil kekuasaan, Il Duce mulai bekerja untuk menambal hubungan itu. Dia melarang freemasonry, dibebaskan dari pajak ulama, menindak kontrasepsi buatan, berkampanye untuk meningkatkan kelahiran , melarang aborsi, melarang kehidupan malam, pakaian wanita diatur dan tindakan homoseksual dilarang di kalangan pria dewasa. Meskipun dia sendiri memiliki banyak gundik , ia juga memberikan  hukuman keras pada perzinahan. Pada 1929 Mussolini menandatangani perjanjian dengan Vatikan di mana Gereja menerima wewenang atas pernikahan dan kompensasi untuk properti yang telah disita dekade sebelumnya. , ketegangan antara mussolini dengan gereja  akhirnya muncul kembali karena  hal-hal seperti hukum rasial Mussolini, yang mana  mirip dengan di Nazi Jerman.

7. Mussolini berusaha mendirikan sebuah kerajaan Italia.
Mussolini melancarkan aksi militer pertama pada tahun 1923 ketika ia menduduki pulaucorfu, Yunani. Beberapa tahun kemudian, ia resmi mendirikan  kamp-kamp konsentrasi dan gas beracun  di Libya, yang pada saat itu merupakan koloni Italia. Gas beracun lagi-lagi digunakan secara ilegal selama penaklukan Ethiopia pada tahun 1935 dan 1936, setelah Il Duce menyatakan bahwa Italia akhirnya memiliki kerajaannya. “Ini adalah sebuah kerajaan fasis, sebuah kerajaan perdamaian, sebuah kerajaan peradaban dan kemanusiaan,” katanya . Tiga tahun kemudian, Italia menyerbu dan menganeksasi Albania.ia juga terus mengadakan kontak dengan diktator lain. Selama Perang Saudara Spanyol, misalnya, ia memberikan pasukan dan senjata ke gerakan Nasionalis Jenderal Francisco Franco.

8. Tentara Italia mendapat malapetaka selama Perang Dunia II.
Saat Nazi Jerman sekutunya sudah melanhap sebagian besar Eropa. Sangat jelas bahwa Italia tidak memiliki peralatan militer yang memadai untuk bertempur, laju produksinya pun menyedihkan. Bahkan, Amerika Serikat bisa memproduksi lebih banyak pesawat  dalam seminggu daripada Italia  dalam setahun. Mussolini tidak banyak membantu jerman, bahkan malah merepotkan NAZI dengan berulang kali mengubah rencana perang .  Belakangan tahun itu, tentara Italia menyerbu Yunani, hanya untuk dipukul kembali ke Albania. Kampanye Afrika juga terhenti, beruntung Jerman datang untuk menyelamatkan italia.

Gambar

9. Mussolini digulingkan tanpa perlawanan.
Setelah sudah menyerang  Libya dan Ethiopia, pasukan Sekutu menginvasi Italia yang tepat pada tahun 1943 dan mulai menjatuhkan bom di Roma. Pada tanggal 25 Juli tahun itu, Raja Victor Emmanuel memberitahu Mussolini bahwa ia akan digantikan sebagai perdana menteri. Il Duce kemudian ditangkap dan dipenjarakan di berbagai tempat, ternyata dia dipenjara disebuah resor ski pegunungan terpencil dari mana pasukan Jerman menyelamatkannya satu setengah bulan kemudian. Dari September 1943 sampai April 1945, Mussolini memimpin pemerintahan boneka bentukan Jerman. Pada akhir perang, ia mencoba menyelinap melintasi perbatasan Swiss mengenakan mantel Jerman dan helm. Tapi sebuah partisan Italia mengenalinya dan berteriak, Mussolini dieksekusi hari berikutnya , Dan mayatnya digantung terbalik di sebuah lapangan Milan.

 

SUMBER

Sejarah Singkat Kota Jayapura

Published February 22, 2013 by trioanaksejarah

Nama Kota Jayapura pada awalnya adalah Holandia dimana nama tersebut di berikan oleh Kapten Sachse pada tanggal 07 Maret 1910. Apa ari Holandia : Hol = lengkung; teluk land= tanah, tempat yang berteluk. Negeri Belanda atau Holland atau Nederland – geografinya menunjukkan keadaan berteluk-teluk. Geografi Kota Jayapura hampir sama dengan garis pantai utara negeri Belanda itu. Kondisi alam yang berlekuk-lekuk inilah yang mengilhami Kapten sache untuk mencetuskan nama Hollandia di nama aslinya Numbay. Numbay diganti nama sampai 4 kali: Hollandia-Kotabaru-Sukarnopura–Jayapura, yang sekarang dipakai adalah “Jayapura “. Walikota Pertama Drs. Flores Imbiri. 1979-1989. Walikota kedua Drs. Michael Manufandu, MA. 1989-1993. Walikota ketiga Drs. Reomantyo periode 1994 – 1999. Walikota keempat Drs. M. R. Kambu, M.Si, periode 200-2005. Walikota kelima Drs. M. R. Kambu, M.Si periode 2005-2010. Wakil Walikota H.Sudjarwo, BE.

Kota Jayapura telah sejak lama bersentuhan dengan dunia luar. Hal ini ditunjukkan dengan adanya Orang-orang luar yang pernah singgah di tanah Papua ini adalah orang Spanyol yang pernah mengarungi samudera dan bersentuhan dengan orang-orang Indonesia pada umumnya dan orang-orang Irian pada khususnya. Sejarah arung samudera telah mencatat secara baik seseorang berbangsa Spanyol bernama YNICO ORTIS DE FRETES. Dengan kapalnya bernama “SAN JUAN ” pada tanggal 16 Mei 1545 berangkat dari Tidore ke Mexico. Dalam perjalanan Ortis de Fretes tersebut tiba disekitar muara sungai Mamberamo pada tanggal 16 Juni 1545 memberikan nama NOVA GUINEA kepada orang-orang dan tanah Papua atau Irian Jaya.

Sesudah Ortis de Frets menyusul lagi pengarung – pengarung samudera yang lain antara lain ALVARO MEMDANA DE NEYRA ( 1567 ), ANTOMIO MARTA ( 1591 – 1593 ), dan lain-lain. Dapat disimpulkan bahwa orang-orang Spanyolpun pernah ada kontak dan sentuhan dengan penduduk di Jayapura dan sekitarnya. Selanjutnya Besleit (Surat Keputusan) Gubernemen Hindia Belanda Nomor 4 tanggal 28 Agustus 1909 kepada Asisten residen, di Manokwari diperbantukan 1 detasemen (4 Perwira + 80 tentara). Dalam surat keputusan tersebut antara lain tertera ( dalam bahasa Belanda ) diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia. Sebagai lanjutan dari pelaksanaan surat keputusan ini, maka pada tanggal 28 September 1909 kapal “EDI” mendaratkan satu detasemen tentara dibawah komando Kepten Infanteri F.J.P SACHSE, segera dimulai menebang pohon-pohon kelapa sebanyak 40 pohon, tetapi segera pula pembayaran ganti rugi harus dilakukan kepada pemiliknya seharga 40 ringgit atau 40 * f 2,50 = f 100,- (seratus gulden / rupiah). Suatu jumlah uang yang sangat besar waktu itu – 1910 seorang ahli lain bernama KIELICH menulis “Hollandia kostte vierting (40) rijk daalders” Jayapura harganya 40 ringgit atau f 100,- (seratus gulden / rupiah). Berdirilah kompamen pertama yang terdiri dari tenda-tenda, tetapi segera diusahakan untuk mendirikan perumahan-perumahan dari bahan sekitar tempat itu.Penghuni-penghuni pertama terdiri dari 4 Perwira, 80 anggota tentara, 60 pemikul, beberapa pembantu dan isteri-isteri para angkatan bersenjata ini, total keseluruhan berjumlah 290 orang.

Ada 2 sungai masing-masing Numbai dan Anafri yang menyatu dan bermuara di teluk Numbai atau Yos Sudarso, dengan sebutan populer muara sungai Numbai. Sungai Numbai – Anafri mengalir melalui satu ngarai yang berawa-rawa penuh dengan pohon-pohon sagu dan bermata air di pegunungan Cycloop. Karena Patroli perbatasan Jerman memberi nama ‘Germanihoek” (pojok Germania/Jerman) kepada kompamennya, maka Kapten Sachse memberi nama “HOLLANDIA” untuk tempat mereka/ Belanda.

Hari jadi Hollandia / Jayapura dilukiskan sebagai berikut : “Pada hari itu 7 Maret 1910 cuaca buruk tetapi suasana diantara penghuni eksplorasi detasemen sangat baik. Keempat brigade berkumpul dalam sikap upacara sekeliling tiap bendera dengan pakaian yang rapih dan bersih serta dengan kancing-kancing yang berkilat. Kapten/Sachse berpidato mula-mula dalam Bahasa Belanda, kemudian dalam Bahasa Melayu dengan penuh semangat. Sesudah itu dia memberi komando : “Dengan nama Ratu naikkan bendera! Semoga dengan perlindungan Tuhan tidak akan diturunkan sepanjang masa”. Segera setelah bendera berkibar semua kelewang atau sangkur disentakkan dari sarungnya dan terdengar teriakan “Hura-hura-hura”. Lahirlah Hollandia / Jayapura tanpa rumah bersalin, dokter, dan bidan suster pada pagi hari itu. Selamat !

Dengan demikian hari jadi kota Jayapura sejak 7 Maret 1910. Timbul pertanyaan mengapa nama asli lokasi BAU O BWAI (bahasa Kayupulo), secara populer NUMBAI diganti HOLLANDIA ? pemberi nama Hollandia adalah seorang Belanda-Kapten Sachse, tidak mau tahu dan tidak minta persetujuan pemilik tanah lokasi itu. Yang penting selera saya Sachse dari Holland / Belanda. Apa arti Hollandia ? Hol = lengkung; teluk, land = tanah; tempat. Jadi Hollandia artinya tanah yang melengkung atau tanah / tempat yang berteluk. Negeri Belanda atau Holland atau Nederland – geografinya menunjukkan keadaan berteluk teluk. Georgrafi kota Jayapura hampir sama dengan garis pantai utara negeri Belanda itu. Kondisi alam yang lekuk-lekuk inilah yang mengilhami Kapten Sachse untuk mencetuskan nama Hollandia di atas nama asli Numbay. Numbay ditimpa atau diganti nama sampai 4 kali ; Hollandia-Kotabaru-Sukarnopura-Jayapura, yang sekarang dipakai adalah “JAYAPURA”.
Irian Jaya definitif kembali ke Indonesia 1 Maret 1963. Sejak 1 Mei 1963 sampai sekarang (2005) sudah 42 tahun berlalu. Banyak sekali kemajuan dan perubahan yang terjadi di Irian Jaya. Kabupaten Jayapura terjadi perubahan dibidang pemerintahan. Ibukota Kabupaten Jayapura dimekarkan menjadi kota Administratif (kotif) Jayapura. Berdasarkan Peraturan Pemerintah RI No. 26/1979 tanggal 28 Agustus 1979 tentang pembentukan Kota Administratif Jayapura, maka dengan ketentuan pelaksanaan Permendagri No. 5 tahun 1979 dan Instruksi Mendagri No. 30 tahun 1979, Kota Jayapura pada hari Jumat, 14 September 1979, di resmikan sebagai Kota Administraratif oleh Bapak Haji Amir Machmud, Menteri dalam Negeri Republik Indonesia . Pada hari yang sama dilantik Drs. Florens Imbiri sebagai Walikota Jayapura oleh Bapak Haji Soetran, Gubernur KDH. Tingkat I Irian Jaya. Lokasi peresmian Kotif Jayapura adalah halaman kantor Dharma Wanita Propinsi Irian Jaya, Jl. Sam Ratulangi Dok 5 Atas. Jadilah kota administratif yang pertama di Irian Jaya, dan yang ke 12 di Indonesia, Walikota Adminstratif pertama Drs. Florens Imbiri 1979 – 1989, Walikota Administratif kedua Drs. Michael Manufandu, MA 1989-1993.

Berdasarkan UU No. 6 tahun 1993, Kota Adminstratif Jayapura menjadi Kotamadya Dati II Jayapura oleh Bapak Mendagri Yogie S.M betempat di lapangan Mandala Jayapura. Pada hari yang sama dilantik Drs. R. Roemantyo sebagai WaliKota KDH. Tingkat II Jayapura. WaliKota KDH. Tingkat II Jayapura menyusun dan melengkapi aparat, dinas otonom, dan dinas vertikal serta membentuk DPRD Kota, sesuai UU No, 5. tahun 1974 WaliKota KDH Tingkat II Jayapura dipilih oleh DPRD Kota dan terpilih Drs R. Roemantyo sebagai WaliKota yang definitif periode 1994/1995-1998/1999. Sekretariat Kota untuk pertama kali berkantor di Yoka menempati eks kompleks APDN di pinggir Danau Sentani. Setelah kantor baru berlokasi di Entrop selesai dibangun, pada bulan Juli 1998 kantor pindah ke Entrop di Jln. Balai Kota No. 1 Entrop Distrik Jayapura Selatan. Tongkat estafet pembangunan dilanjutkan oleh Bapak Drs. M. R Kambu, M.Si sebagai Walikota Jayapura dan J.I Renyaan, SH sebagai Wakil Walikota Jayapura periode 1999/2000 – 2004/2005. Untuk pertama kalinya pada tahun 2004 – 2005 dalam sejarah demokrasi di Indonesia pada umumnya dan Kota Jayapura pada khususnya dilakukan pemilihan kepala daerah secara langsung oleh rakyat, dimana masyarakat Kota Jayapura masih memberi kepercayaan kepada Bapak Drs. M.R Kambu, M.Si sebagai Walikota Jayapura dan Sudjarwo, BE sebagai Wakil Walikota Jayapura periode 2005 – 2010.

Sumber

JACK THE RIPPER Pembunuh Berantai Tak Terungkap

Published February 21, 2013 by trioanaksejarah
Pagi mulai menguasai malam. Jam-jam besar di london menunjukkan waktu pukul tiga lebih sedikit. Dalam pekatnya langit dan kabut-kabut yang mulai menari, di depan istal kuda yang semerbak jeraminya mulai menyengat hidung, Wanita itu memandang kosong. Matanya yang nanar memandang kedepan. Ia mencoba mempertahankan fikirannya meski detak nadinya melemah. Tapi luka sayatan di lehernya menyebabkan malaikat maut lebih mudah menjalankan tugasnya. Lima hari yang lalu ia baru merayakan ulang tahunnya, tapi sekarang hari-harinya telah berakhir. Polly mati bersimbah darah. Korban Jack The Ripper yang Pertama

Jack The Ripper adalah nama samaran atau nama alias yang diberikan untuk mengidentifikasi seorang pembunuh berantai yang berkeliaran disebuah kawasan miskin Whitechapel, London, Inggris di akhir tahun 1988. Nama tersebut diambil dari surat pengakuan yang diterima Central News Agency (NCA) dari seseorang yang mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut. Surat tersebut dipublikasikan saat pembunuhan berantai masih berlangsung.

Legenda tentang Pembunuhan Jack The Ripper sampai saat ini telah menjadi kombinasi antara Penggalian sejarah, teori konspirasi dan cerita rakyat.

Para Korban :
Keseluruhan korban pembunuhan The Ripper berprofesi sebagai Wanita Tuna Susila/Pelacur. Dan semua kasus, berlokasi di tempat umum atau semi umum. Leher korban biasanya di sayat setelah bagian tubuh korban di mutilasi. Beberapa korban biasanya di jerat lehernya hingga tidak berdaya. Ini menjelaskan sedikitnya bukti darah di tempat kejadian. Tubuh korban biasanya dibedah untuk mengambil organ-organ dalam manusia. Dalam hal ini, melihat keadaan korban, menimbulkan kesimpulan bahwa Jack The Ripper memiliki ketertarikan atau terobsesi dengan organ tubuh manusia, memiliki ketertarikan terhadap pembedahan (surgery) atau bahkan memiliki ilmu dan keahlian dalam bidang pembedahan.

Jumlah tentang korban juga sering diperdebatkan. Dalam dokumentasi polisi saat itu, tercatat 11 korban dengan kemiripan perlakuan yang sama ditambah dengan waktu yang berdekatan yang dikenal dengan ”The Whitechapel Murders”. Akan tetapi hanya 5 korban yang benar-benar di akui secara resmi sebagai korban Jack The Ripper. Kelima korban yang kesemuanya berprofesi sebagai Pelacur di East End of London itu adalah :

Mary Ann Nichols, nama kecil Mary Ann Walker, nama lain Polly. Lahir tanggal 26 Agustus 1845 dan terbunuh pada hari Jum’at, 31 Agustus 1988. Tubuh Mary Ann ditemukan jam 3:40 pagi di pintu masuk kandang kuda di Buck’s Row (Sekarang Durward Street), sebuah jalan di belakang Whitechapel, tidak jauh dari London Hospital. Penyebab kematian, luka pada leher akibat senjata tajam. Organ-organnya tidak ada yang hilang.
Annie Chapman, nama kecil Eliza Ann Smith, nama lain ’Dark Annie’, Lahir dibulan september 1841 dan terbunuh pada hari sabtu, 8 september, 1988. Tubuh Annie ditemukan jam 6 pagi di pintu belakang sebuah rumah di Hanbury Street No.. 29, Spitalfields. Penyebab kematian, sayatan melintang pada leher. Kehilangan organ Uterus dan pembedahan pada alat kelamin.
Elizabeth Stride, nama kecil Elisabeth Gustafsdotter, nama lain ’Long Liz’, lahir di swedia, 7 November 1843 dan terbunuh pada hari minggu, 30 september 1888. Tubuh Elisabeth ditemukan jam 1 pagi, tertelungkup di Dutfield’s Yard, Berner Street (sekarang, Henriques Street) di Whitechapel. Asumsi kejadian, The Ripper terganggu aktivitasnya sehingga sehingga Elizabeth belum sempat dibedah.
Chatherine Eddowes, alias Kate Conway, alias Mary Ann Kelly, Lahir tanggal 14 April 1842 dan terbunuh di hari yang sama korban Elizabeth Stride. Pengamat kasus sering mengatakan kejadian ini sebagai ’double event’, Tubuh Chatherine ditemukan di Mitra Square, di Kota London. Penyebab kematian diperkirakan kehabisan darah karena pembedahan sekitar organ dada dan wajah, Salah satu kuping dan Ginjal Chatherine hilang.
Mary jane Kelly, alias Marie Jeanette Kelly, atau ’Ginger’, lahir di Limerick, Munstar, Irlandia tahun 1863 dan terbunuh pada hari jum’at, 9 November 1988. Tubuh Kelly ditemukan terpotong-potong sekitar jam 10:45 pagi di atas kasurnya dimana ia tinggal di 13 Miller’s Court, Dorset Street, Springfields. Pembunuhan terhadap Kelly merupakan perbuatan The Ripper yang paling sensasional. Seluruh tubuh Kelly di potong-potong, organ dalam Kelly, berserakan di seluruh ruangan.
Kelima pembunuhan memiliki ciri-ciri yang sama seperti, kejadian selalu berlangsung pada hari libur atau mendekati hari libur, penyergapan yang dilakukan pada malam hari, di lakukan di tempat terbuka, atau semi terbuka, dimana orang lain bisa menemukan atau memergokinya (Kasus Kelly). Seluruh korban memiliki luka mematikan pada leher.

Pada Era itu, keadaan di London semakin mencekam karena semakin banyak korban tewas, yang menurut dugaan, ada pembunuh lain yang ikut mengambil momen yang sedang terjadi. Kebanyakan korban adalah pelacur. Beberapa korban lainnya, tidak dimasukkan kedalam list korban The Ripper karena tidak memiliki ke khas-an seperti pada kelima korban.

SURAT-SURAT THE RIPPER
Sepanjang sejarah pengusutan The Ripper, Pihak kepolisian kebanjiran surat-surat yang mengatasnamakan si Pelaku sendiri. Hampir semua surat di anggap palsu dan mencari sensasi. Tapi ada juga beberapa surat yang dianggap ’mungkin’ di tulis oleh Jack The Ripper.

27 September 1888, Central News Agency menerima surat yang diakui ditulis oleh sang pembunuh, Jack The Ripper. Surat itu diteruskan pada Scotland Yard dua hari sesudahnya. Surat itu ditulis tanggal 25 September 1888, berisi pesan The Ripper tentang perbuatan yang telah ia lakukan. Surat yang di kenal dengan surat ’dear boss’ awalnya dianggap bohong oleh pihak kepolisian karena banyaknya surat-surat palsu yang serupa. Tapi setelah kematian Catherine Eddowes pada tanggal 30 September, surat itu mendapat perhatian khusus karena dalam surat itu disebutkan akan memotong salah satu dari telinga korban selanjutnya. Surat inilah yang pertama kali menggunakan nama ’Jack The ripper’ yang bertanggung jawab atas pembunuhan-pembunuhan yang mengerikan di Whitechapel, London.

’Saucy Jack’ Postcard juga diterima tanggal 1 Oktober 1888, satu hari sesudah ’Double event’, Kematian Elizabeth Stride dan Chaterine Eddowes yang tewas pada tanggal 30 September dini hari di tempat yang berbeda. Surat ini juga mengundang banyak pertanyaan karena surat ini menyebutkan ’Double event this time’ dalam suratnya. Pihak kepolisian menganggap surat ini palsu. Karena si pembuat di asumsikan sudah mengetahui kejadian pada tnggal 30 September. Akan tetapi beberapa orang percaya, surat ini ditulis sebelum tanggal 30 September, atau jika ia menuliskannya pada saat ia mengirim surat itu, kejadian double even hanya diketahui oleh segelintir orang, penyelidikan pada kasus Double event, baru saja terjadi dan masih bersifat rahasia. Tapi surat ini tetap dikatagorikan surat palsu.

Surat yang lain adalah Surat yang berjudul ’From Hell’ yang merupakan salah satu dari sekian banyak surat, yang besar kemungkinannya, ditulis oleh Jack The Ripper. Berbeda dengan surat lainnya, surat ini tidak dibubuhkan dengan namanya yang sudah terkenal, ’Jack The Ripper’. Dalam beberapa bagian, si pembuat sepertinya dengan sengaja membuat kesalahan pengejaan dimana-mana. Seperti kata ’knife’ ia tulis haya knif, ’Kidney’ ia tulis ’Kidne’. Surat ini datang bersama box kecil yang berisi ginjal manusia yang direndam dalam alkohol. Salah satu korban, Chaterine Eddowes, memang ditemukan dengan salah satu ginjal yang hilang.

Surat-surat tersebut di duga juga merupakan surat palsu yang dibuat oleh wartawan setempat untuk memperkeruh suasana dan menaikkan oplah jualnya. Sampai saat ini surat-surat tersebut tidak diketahui keberadaannya. Begitu juga Ginjal yang dikirim bersama surat ’From Hell’. Pada tahun 1988, Surat ’Dear Boss’ tiba-tiba kembali ke Metropolitan Police, tanpa pernah tahu siapakah yang membawanya selama ini.

SIAPAKAH JACK THE RIPPER?
Nama asli di balik pembunuhan besar itu sampai saat ini masih misteri. Begitu juga motif dan teori pembunuhannya. Beberapa nama sempat di ajukan dan di selidiki akan tetapi menemukan jalan buntu. Beberapa nama baru yang muncul kemudian juga tidak dapat dibuktikan keterlibatannya bahkan ada yang tidak ditanggapi secara serius.

Dr. Thomas Neill Cream (Mei 1850 – 15 November 1892)
Thomas Neill adalah seorang dokter yang secara rahasia melakukan praktek aborsi. Lahir di Skotlandia, belajar di London dan aktif di Kanada lalu Chicago. Tahun 1881 Dia bertanggung jawab atas keracunan beberapa pasien hingga meninggal. Tidak ada tuduhan yang dilayangkan, tetapi Dr Thomas Neill bersikeras untuk melakukan pembedahan terhadap korban. Akhirnya ia dipenjara di Illinois dan bebas pada tahun 1891 karena berkelakuan baik. Di London, ia melakukan pembunuhan dan tertangkap lagi. Thomas Neill dijatuhi hukuman gantung 15 November 1892. Menurut beberapa sumber, kata-kata terakhirnya sewaktu menjalani human mati adalah : ”I am Jack..” Beberapa penulis menyebutkan kemungkinan, saat ia dipenjara di tahun 1888, Neill menyuap sipir penjara untuk keluar dari penjara beberapa waktu. Walaupun pihak berwenang menyatakan penyuapan tersebut bisa terjadi di era itu, Neill tidak terbukti bersalah dan alasan tersebut dinilai kurang kuat.

Prince Albert Victor, Duke of Clerence (1864-1892)
Referensi pertama tentang Duke of Clerence sebagai tersangka muncul tahun 1962 melalui buku biografi yang ditulis oleh Phillipe Jullian yang berjudul Edouard VII, Ayah Prince Albert. Buku itu mengemukakan teori Prince Alvert sebagai Jack The Ripper yang dibantu oleh The Duke of Bedford (kolega terdekat Albert) berkaitan dengan aib Prince Albert yang dirahasiakan. Akan tetapi, Jullien tidak menyebutkan sumber-sumber yang pasti dan dapat dipercaya. Hanya berdasarkan rumor yang ia dengar lewat wawancara beberapa petugas kerajaan semasa Raja Edward VII memimpin, tapi tidak ditemukan bukti-bukti yang jelas.

Pada tahun 1970, Dr. Thomas Eldon Alexander Stowell dalam artikelnya A Solution in The Criminalogist, mengatakan hal yang sama. Prince Albert yang menurutnya meninggal karena Sipilis (bukan karena pnemonia), menurut sumber yang dipercaya melaluli William Whitey Gull, melakukannya karena penyakit spilis yang ia derita karena hubungan biseksual termasuk oleh pelacur karena pesta-pesta gelap yang pernah diadakan Prince Albert. Semua tuduhan dibantah dan tidak dapat dibuktikan.

Pada tahun 1978, Frank Spiering menerbitkan buku berjudul Prince Jack, berdasarkan kopi dari jurnal pribadi William Withney Gull di Perpustakaan New York Academy of Medicine. Dalam tulisan tersebut juga disebutkan pengakuan Prince Albert dalam pengaruh hipnotis. Now York Academy of Medicine membantah memiliki jurnal tersebut, dan buku Spiering secara luas dihentikan karena dianggap menyadur teori yang dikemukakan oleh Stowell yang ditambahi dengan fiksi karangan Spiering sendiri. Spiering sendiri dituduh sebagai pencari sensai ketimbang peneliti sejarah.

William Withey Gull (31 Desember1816 – 29 Januari 1890)
Seorang ahli spesialisasi bedah yang menamatkan studinya dengan gemilang. Secara rahasia William di rekrut oleh Perkumpulan Rahasia Besar Freemason karena kepintarannya dan menjadi penasehat medis utama Ratu Victoria yang lalu di hadiahi gelar kebangsawanan. William menjadi tersangka kasus Jack The Ripper karena dikait-kaitkan dengan Konspirasi Teori Keluarga Kerajaan Inggris Raya.

Kisah itu berawal dari hubungan gelap Prince Albert dengan Anne Crook, seorang penjaga toko, yang membuahkan seorang bayi perempuan bernama Alice. Mereka kemudian menikah secara diam-diam atas kehendak Anne.

Beberapa tahun kemudian, walaupun mereka tidak hidup bersama, hal itu diketahui oleh Sang Ratu. Atas perintahnya Prince Albert di pingit dilingkungan kerajaan dan Anne dinyatakan mengalami gangguan kejiwaan dan dimasukkan ke Rumah Sakit Jiwa Guys Hospital. Alice yang masih kecil kemudian di asuh oleh Mary Jane Kelly (korban terakhir pembunuhan) yang kemudian di asuh oleh orangtua Anne.

Sedangkan Marry Jane Kelly, bersama teman-teman pelacurnya, Stride (korban ketiga), Annie Chapman (korban kedua), Marry Ann Nichols (korban pertama), terlibat hutang pada mafia yang memiliki reputasi yang menyeramkan dalam hal menyiksa dan membunuh pelacur. Dalam desakan keuangan mereka berencana memeras pihak kerajaan tentang rahasia kelam Prince Albert.

Sang Ratu lalu menugaskan Sir William Withey Gull untuk menyelesaikan permasalahan ini, William sebagai ahli bedah dan anggota freemason, menyelesaikan dengan tata cara freemason yang penuh dengan mitologi. (Dipercayai dari kelima korban yang di bunuh membentuk pentagram dengan komposisi magis). William meninggal satu tahun kemudian setelah mengerjakan tugasnya, Rumor mengatakan Gull hanya di asingkan di suatu tempat untuk menghindari kebocoran.

Tuduhan ini adalah tuduhan yang paling populer untuk saat ini. Sebuah novel berdasarkan teori ini dengan judul ’From Hell’ (1998) di jual luas dan terjual ribuan kopi yang lalu di filmkan dengan judul yang sama di tahun 2001. Pihak kerajaan mengatakan Sir William pada era pembunuhan mengalami beberapa kali Stroke sehingga kejadian ini tidak mungkin terjadi.

Jack The Ripper merupakan misteri Fenomenal dalam bidang kriminal yang belum terpecahkan. Kasus Jack The Ripper merupakan kasus Seri Pembunuhan pertama dalam dunia modern yang ternyata menginspirasi kasus yang sama. Di Wax Museum Madame Tussaud, London, dipertontonkan rekonstruksi perbuatannya.

sumber : google